Mengenal Masjid Kubah Emas Depok | Paradigma Bintang

Mengenal Masjid Kubah Emas Depok

Di antara tempat-tempat wisata yang ada di negeri ini, ada satu destinasi wisata yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Apalagi berkunjung ke tempat yang satu ini free alias gratis, tak dipungut bayaran. Selain cuma-cuma, berkunjung ke tempat ini akan membuat suasana bathin kita terasa bergetar dan damai. Loh, kok bisa? Bisa saja, karena wisata ini bukanlah wisata biasa. Ini tentang wisata hati, wisata yang akan mendamaikan hati yang kalut menjadi hati yang cerah dan terang. Suasana yang tenang, kondusif, jauh dari kebisingan benar-benar membuat siapapun pasti merasa nyaman dan betah berlama-lama. Saya beruntung pernah singgah ke tempat ini. Berikut ceritanya.

Masjid Kubah EmasSenin, 12 September 2016 lalu atau tepat di Hari Raya Idul Adha, saya berkesempatan menikmati aktivitas jalan-jalan yang tidak biasa. Tujuan jalan-jalan kali ini adalah Masjid Kubah Emas Depok, sudah lama saya dengar ihwal tempat ini, sudah lama pula saya ingin berkunjung, baru terwujud pada hari  tersebut. Karena sudah diniatkan, ada waktu, maka setelah shalat Idul Adha selesai, saya memutuskan untuk segera berangkat ke lokasi Masjid Kubah Emas berada. Jalan-jalan di waktu ini relatif nyaman, jalanan tidak macet, lancar dan menyenangkan. Berangkat naik bus dan angkotan kota sebanyak dua kali, perjalanan saya mulai sekitar pukul 08.00 WIB, sampai di TKP pukul 10.30 WIB. 

Bagi yang naik kendaraan umum, untuk menuju ke tempat ini, baiknya turun di terminal Depok lebih dulu. Baru kemudian naik angkot D03, bilang mau ke masjid kubah emas, nanti pasti diturunin di pertigaan Parung Bingung. Nah, dari pertigaan Parung Bingung, naik lagi angkot D102 bilang turun di majid kubah emas, nanti pasti diturunin pas di depan pintu gerbang masuk masjid kubah emas. Dari gerbang depan, anda akan menyaksikan bagaimana kerennya masjid yang satu ini. 

Terletak di Jalan Raya Maruyung, Kel. Maruyung, Kec. Limo, Kota Depok, masjid fenomenal ini mulai dibangun di atas lahan tanas seluas 70 hektar tahun 1999 oleh pengusaha dermawan bernama Hj. Dian Juriah Maimum Al-Rasyid, seorang muslimah asal Banten yang selalu berkomitmen untuk memberi setengah dari penghasilan atau keuntungan bisnisnya untuk infak dan sedekah. Alhasil, kekayaannya bukan berkurang, malah semakin bertambah dan melimpah. Pernah beliau memiliki omset 8 miliar, sesuai komitmennya 4 miliar pun diberikan untuk infak dan sedekah.  Sebagai wujud syukurnya pada Yang Maha Kuasa, beliau pun membangun Masjid Kubah Emas ini, harapannya, masjid ini bisa menjadi pusat syiar agama Islam. Menurut rencana, di kompleks masjid kubah emas ini akan dibangun Islamic Center yang diharapkan bisa menjadi pusat peradaban Islam. Menurut sejarahnya, masjid mulai dibuka untuk umum sejak 31 Desember tahun 2006.

Masjid kubah emas ini diberi nama Masjid Dian Al-Mahri, sebuah nama yang melukiskan pendirinya. Namun begitu, masjid ini terkenal dengan sebutan masjid kubah emas karena lima kubah masjid dibangun dengan dilapisi dengan emas setebal 2-3 milimeter dan mozaik kristal. Kubah utamanya menyerupai Taj Mahal, diameter bawahnya 16 meter, diameter tengahnya 20 meter, dan tingginya 25 meter. Adapun 4 kubah sisa berdiameter bawah 6 meter, tengahnya 7 meter, dan tingginya 8 meter. Semua kubah dilapisi emas setebal 24 karat yang diimpor dari Italia.

Bangunan masjid sendiri memiliki luas 60 x 120 meter atau sekitar 8.000 meter persegi. Masjid megah ini memiliki bangunan utama, mezamin, halaman dalam, selasar luar, ruang sepatu, dan ruang wudhu. Di Masjid ini bisa menampung 15-20 ribu jamaah. Uniknya, di atas tempat imam ada relief hiasan yang terbuat dari emas 18 karat. Pun demikian dengan pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Adapun mahkota pilar masjid berjumlah 168 berlapis bahan prado alias sisa emas. Tidak berlebihan jika dikatakan Masjid Dian Al-Mahri ini disebut sebagai salah satu masjid termegah di Asia Tenggara.

Setelah setahun lebih saya menanti untuk bisa berkunjung ke masjid ini, akhirnya niat itu terwujud juga, Sangat menggembirakan bisa bebrwisata ke tempat ini. Berjam-jam lamanya saya ada di dalam dan sekitar masjid, mulai masuk pukul 11.00 WIB, dan baru keluar sekitar pukul 17.00 WIB. Satu hal yang ingin saya sampaikan, saya merasakan kedamaian hati yang luar biasa  ketika ada di dalam masjid. Sekian jam lamanya saya ada di dalam masjid tidak terasa waktu lewat begitu saja. Selain merasakan kedamaian, saya juga bisa mendapatkan pencerahan baru, inspirasi segar dan tentunya semangat anyar. Bagi anda yang penasaran, ingin mendamaikan hati yang kalut, gundah, dan sebagainya, berwisata ke masjid kubah emas bisa jadi solusi bijak. 

 

15 Responses to "Mengenal Masjid Kubah Emas Depok"

  1. bisa dibilang masjid ini adalah salah satu masjid yang paling indah di Indonesia :)

    ReplyDelete
  2. salah satu arsitektur bangunan yang indah di indonesia :D

    ReplyDelete
  3. indah banget gan ini masjid, ane sendiri dulu udah pernah kesini :D

    ReplyDelete
  4. megah sekali bangunan masjidnya

    ReplyDelete
  5. Mesjid bagus banget ya !!!
    Jadi pengen kesana

    ReplyDelete
  6. jadi pengen ke mesjid itu gan

    ReplyDelete
  7. Subhanallah , sungguh indah masjid ini , kapan kapan kesitu mind..

    ReplyDelete
  8. Subhanallah indah sekali :D visit back bit.ly/2dAEJdX

    ReplyDelete
  9. Pernah waktu kecil ke sini, ternyata masjid-masjid di Indonesia gak kalah sama yang di luar negeri :D

    ReplyDelete
  10. wih masjidnya sangat indah,, Mau pergi Ke Masjid Kubah Emas di depok

    nice artikel gan :)

    ReplyDelete
  11. pengen banget liat masjid kuba emas nya , tapi belum ada dana mau ke depok .

    ReplyDelete