Menikmati Perjalanan Hidup | Paradigma Bintang

Menikmati Perjalanan Hidup

Hidup dengan segala lika-likunya adalah takdir yang pasti dirasakan oleh manusia. Ada saatnya manusia harus diasuh dalam kebersamaan dengan keluarga, namun ada saatnya pula manusia mesti keluar dari zona nyaman, berani menantang diri hidup mandiri. Perputaran roda hidup yang begitu cepatnya terkadang membuat kita terlena, asyik dengan rutinitas yang berkutat pada sesuatu yang cendrung membelenggu gerak langkah hidup yang serba dinamis.

Adalah waktu yang membuat semuanya harus diakhiri, manusia mesti membuat keputusan berani, akankah ia tetap dalam kubangan hidup yang serba statis ataukah ia berani keluar dan memulai suatu lompatan hidup yang penuh risiko? Pilihannya mau hidup biasa-biasa saja atau memilih tidak. Setiap pilihan ada konsekuensinya, termasuk dalam hal ini adalah ketika manusia berani memutuskan untuk merantau, jauh dari segala fasilitas, dan memulai sesuatunya dari nol. 

Perjalanan HidupJika kita berani memutuskan untuk satu hal, maka bersiaplah memainkan peran baru sebagai penantang diri yang tangguh, sanggup tahan banting menghadapi segala ketidaknyamanan. Dalam pada itu, kita bisa terhenyak saat mendapati realitas dunia yang kadangkala sangat menyakitkan. Meskipun kadangpula berpihak pada kita. Namun sesungguhnya, dari sinilah kita berproses menjadi sejati. Anda pasti paham apa yang dimaksud?

Hidup akan terus berjalan sampai pada waktunya akan berhenti sesuai instruksi sang pemilik-Nya. Terkait perjalanan hidup yang tak satupun mengetahui, manusia hanya bisa merencanakan dan mengupayakannya dengan kerja keras-doa agar bisa berjalan beriringan dengan kehendak-Nya. Pada satu waktu, drama hidup membawa manusia pada titik yang membuatnya senang-bahagia. Pada waktu lain, mungkin dramanya berubah dan manusia harus menerima kenyataan pahit roda hidupnya ada di bawah. Sakit, terluka, dan teraniaya merupakan hal yang lazim menghampiri. 

Inilah harmoni hidup,  selalu imbang pada dua sisinya. Hitam-putih, sukses-gagal, tulus-culas menjadi penghias dari setiap perjalanan yang hanya sementara ini. Menikmati dan selalu menerimanya adalah keniscayaan agar kita senantiasa plong, bebas beban


10 Responses to "Menikmati Perjalanan Hidup"

  1. Arat, itu apa gan?
    Keputus tulisannya

    ReplyDelete
  2. Bener bnget hidup memang harus dinikmati

    ReplyDelete
  3. motivasi banget nih untuk tetap semangat menjalani hidup

    ReplyDelete
  4. Kayaknya saya lebih prefer hidup yang biasa-biasa aja gan. Sudah nyaman dan nggak mau lagi keluar dari zona tersebut.

    ReplyDelete
  5. Ya setuju. inilah kehidupan gak ada yang tau nantinya seperti apa

    ReplyDelete
  6. motivasi banget nih gan, ijin bookmark ya

    ReplyDelete
  7. Enjoy your life, hidup cuma sekali, jalani semua lika-likunya.

    ReplyDelete
  8. Jika kita berani memutuskan untuk satu hal, maka bersiaplah memainkan peran baru sebagai penantang diri yang tangguh.
    Merinding baca kalimat ini, sesuatu yang saya lakukan saat harus pergi dari rumah untuk cita-cita.

    ReplyDelete