Sekelas Obama Pernah Menjadi Penggerak Masyarakat | Paradigma Bintang

Sekelas Obama Pernah Menjadi Penggerak Masyarakat

Di antara pemimpin-pemimpin dunia abad 21 yang memiliki karisma, pengaruhnya diperhitungkan jagad raya, ada sosok Presiden Obama yang begitu melekat dan hangat. Gaya kepemimpinan dan retorika interaktif yang khas membedakan sosok presiden AS ke-44 tersebut dengan presiden-presiden AS sebelumnya. Lahir dengan nama Barack Hussein Obama II,  di Honolulu, Hawai, 4 Agustus 1961, Obama adalah seorang Presiden Amerika Serikat yang lahir dari pasangan orang tua beda kebangsaan. Ibunya, Stanley Ann Dunham, seorang warganegara AS yang berdarah Inggris. Sementara Ayahnya, Barack Obama Sr. berkebangsaan Kenya. Dari perkawinan silang ini, lahirlah sosok Barack Obama Jr. yang sekarang menjadi pemimpin AS selama dua periode (2008-2012, 2012-2016).

Obama, Penggerak Masyarakat
Istimewanya, Obama adalah satu-satunya Presiden Amerika yang memiliki ikatan emosional dengan Indonesia. Hal ini karena Obama kecil dulu pernah hidup dan tinggal di Indonesia walaupun hanya beberapa tahun. Ceritanya, setelah bercerai dengan ayah kandung Obama Maret 1964, Ann Dunham berjodoh dengan orang Indonesia, namanya Lolo Soetoro, seorang mahasiswa S2 Geografi di Hawai University. 

Di kampus inilah mereka bertemu dan kemudian menikah tahun 1965. Pada tahun berikutnya 1966, Lolo pulang ke Indonesia dan 16 bulan kemudian diikuti oleh Ann Dunham beserta Obama. Awalnya mereka tinggal di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, lalu pindah ke permukiman elit, Menteng, Jakarta Pusat. Di kawasan Menteng inilah Obama pernah berproses, belajar, dan menimba ilmu. Empat tahun lamanya Obama tinggal di Indonesia sebelum akhirnya pulang ke Hawai tahun 1971.

Hari demi hari, Obama tumbuh dan berkembang dalam asuhan kakek nenek dari ibunya di Hawai. Sementara sang Ibu menghabiskan waktu di Indonesia untuk riset lapangan bidang Antropologi yang digelutinya. Tahun 1980 ibu kandung Obama bercerai dengan Lolo Soetoro, namun masih menetap di Indonesia untuk keperluan disertasinya hingga akhirnya tahun 1992, ia berhasil meraih PhD dari Universitasi Hawai bidang Antropologi. Tiga tahun kemudian (1995), Ann Dunham meninggal dunia akibat penyakit kanker ovarium yang dideritanya. 

Obama yang kini menjadi tokoh penting dunia, pernah mengenyam pendidikan di Occidental College tahun 1979, kemudian pindah ke Universitas Columbia, New York City mengambil jurusan Ilmu Politik dengan spesifikasi hubungan internasional. Lulus dan mendapat gelar Bachelor of Art (BA) tahun 1983. Beberapa tahun kemudian (1988), Obama masuk ke Harvard Law School bidang Hukum Konstitusi dan lulus dengan magna cumlaude dengan gelar Juris Doctor (J.D.) tahun 1991. 

Dalam riwayat pekerjaan, Obama tergolong sebagai pekerja keras dengan pengalaman kerja yang begitu beragam dan kaya makna. Setelah lulus sarjana, Obama pernah bekerja di Business International Cooperation, dan New York Public Interest Research Group (1984). Lalu kemudian, Obama bekerja sebagai penggerak masyarakat, ia didaulat menjadi direktur Developing Communities Project (DCP), sebuah organisasi masyarakat berbasis gereja di South Side, Chicago. Obama berperan sebagai penggerak masyarakat dari Juni 1985-Mei 1988. Tupoksi yang dilakukan adalah Obama membantu membuat program pelatihan kerja, tutorial persiapan masuk perguruan tinggi, dan organisasi hak-hak penyewa.

Selain pernah menjadi penggerak masyarakat, Obama juga pernah menjadi pengacara di kantor firma hukum Sidley Austin tahun 19888, dan Hopkins & Sutter tahun 1990. Obama juga Dosen Hukum Konstitusi di Universitas Chicago selama 12 tahun (1992-2004). Selain menjadi aktivis-akademisi, Obama juga adalah seorang penulis, ia pernah menjabat sebagai editor Harvard Law Review dan presiden jurnal Harvard. Ujungnya, karya pertama Obama tentang hubungan antar ras yang kemudian diberi judul Dreams from My Father mendapat tawaran kontrak penerbitan dan secara resmi terbit pertengahan 1995. 

Dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Obama kemudian merambah dunia politik, terhitung mulai 8 Januari 1997 – 4 November 2004, Obama pernah menjabat sebagai Senator dari distrik Illinois AS. dan pada periode 3 Januari 2005 – 16 November 2008, Obama kembali menjabat sebagai Senator AS dari distrik Illinois. Kenyang sebagai anggota parlemen, Obama mencoba peruntungan di Eksekutif, Ia mencalonkan diri maju sebagai Presiden dari Partai Demokrat. Takdir baik berpihak pada Obama, dalam pemilihan internal Partai Demokrat, ia berhasil keluar sebagai pememang mengalahkan politisi senior Demokrat yang juga mantan Ibu Negara Hillary Clinton. Obama resmi menjadi calon presiden dari Partai Demokrat. 

Dalam pemilihan presiden 4 November 2008, Obama yang berpasangan dengan Joe Biden terpilih menjadi presiden AS ke-44 mengalahkan calon dari Partai Republik John Mc Cain dengan perolehan suara 52,9% untuk Obama dan 45,7% untuk Mc Cain. Kemenangan Obama menjadikannya sebagai manusia pertama keturunan Amerika-Afrika yang menjadi presiden terpilih Amerika Serikat. Empat tahun kemudian, takdir baik masih berpihak pada Obama. Dalam Pilpres AS yang berlangsung 6 November 2012, masih berpasangan dengan Joe Biden Obama terpilih kembali sebagai presiden AS setelah mengalahkan rival politiknya dari Partai Republik, Mitt Romney, dengan perolehan 332  suara elektoral melebihi batas minimal 270 suara agar bisa terpilih kembali sebagai presiden. Praktis Obama unggul dari Romney dengan 51%  suara milik Obama berbanding 49% suara Romney.

Sumber: dikembangkan dari https://id.wikipedia.org/wiki/Barack_Obama

11 Responses to "Sekelas Obama Pernah Menjadi Penggerak Masyarakat"