Mengapa Paradigma Bintang? | Paradigma Bintang

Mengapa Paradigma Bintang?

Menjadi bintang sekalipun bukan keniscayaan adalah keistimewaan tersendiri, terlebih bagi individu maupun kelompok yang berhasil mencapainya. Namun demikian, menjadi bintang bukan persoalan mudah, bukan pula persoalan sukar. Ia tentang proses, tentang hasil pula. Para bintang lahir dari proses yang tidak biasa, menata Paradigma adalah proses awal yang lazim mereka lakukan, perombakan pola pikir dan cara pandang sejatinya merupakan langkah mendasar yang banyak memberikan energi positif terhadap pencapaian derajat bintang. 
Pentingnya Berparadigma Bintang

Realitas mutakhir menyiratkan pesan betapa fenomena-fenomena sosial politik yang kerap terjadi dan melibatkan aktor-aktor penting pangkal persoalannya adalah Paradigma mereka kusut, lusuh dan bengkok. Mau kaya kok jadi politisi? Mau pandai kok malas? Mau keren kok urakan? Deretan pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan fundamental tentang Paradigma, tidak sedikit kita abai dengannya.

Banyaknya aktor politik yang tertangkap tangan KPK, menjamurnya vandalisme kawula muda, mentalitas sebagai karyawan, pribadi malas hingga kebiasaan hidup hedon, bangga menjadi penikmat produk impor, senang mendapat bantuan asing dan selalu mengharapkannya adalah simpul-simpul masalah yang perlu segera dilepaskan jauh-jauh. Untuk menjadi maju, makmur dan berdaulat bangsa ini harus senantiasa kembali kepada jati dirinya sebagai bangsa maritim yang komitmen mengamalkan Pancasila, menjunjug tinggi UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Dan lebih dari itu, perubahan mind set adalah langkah aksi yang senantiasa harus diwujudkan oleh setiap kita, bahwa berpikir tepat, benar serta merealisasikannya dalam setiap sikap, perilaku, dan kebijakan adalah rangkaian nyata sekaligus prasyarat mutlak kita bisa menjadi pribadi bangsa yang keren, berkelas bintang dan diperhitungkan dunia. Semoga!

0 Response to "Mengapa Paradigma Bintang?"

Post a comment